SUMBER,
METODE DAN INSTRUMEN PENGUMPULAN DATA SERTA PENGOLAHAN DATA
a. Sumber Data
Sumber data
terbagi menjadi dua yaitu data primer dan data sekunder. Data primer adalah
data yang diperoleh peneliti secara langsung (dari tangan pertama), sementara
data sekunder adalah data yang diperoleh peneliti dari sumber yang sudah ada.
Contoh data primer adalah data yang
diperoleh dari responden melalui kuesioner, kelompok fokus, dan panel, atau
juga data hasil wawancara peneliti dengan nara sumber.
Contoh data sekunder misalnya
catatan atau dokumentasi perusahaan berupa absensi, gaji, laporan keuangan
publikasi perusahaan, laporan pemerintah, data yang diperoleh dari majalah, dan
lain sebagainya.
b.
MetodedanInstrumenPengumpulan
Data
Dalam penelitian, teknik pengumpulan
data merupakan faktor penting demi keberhasilan penelitian. Hal ini berkaitan
dengan bagaimana cara mengumpulkan data, siapa sumbernya, dan apa alat yang
digunakan.
Jenis sumber data adalah mengenai
dari mana data diperoleh. Apakah data diperoleh dari sumber langsung (data
primer) atau data diperoleh dari sumber tidak langsung (data sekunder).
Metode pengumpulan data ialah teknik atau cara yang dilakukan oleh peneliti untuk
mengumpulkan data. Metode (cara atau teknik) menunjuk suatu kata yang abstrak
dan tidak diwujudkan dalam benda, tetapi hanya dapat diperlihatkan
penggunaannya melalui angket, wawancara, pengamatan, tes (ujian), dokumentasi
dan lainnya.Peneliti dapat menggunakan salah satu atau gabungan tergantung dari
masalah yang dihadapi.
Instrumen pengumpulan
data adalah alat bantu
yang dipilih dan digunakan oleh peneliti dalam kegiatannya mengumpulkan, agar kegiatan tersebut menjadi sistematis dan dipermudah olehnya
(Suharsimi Arikunto,1995:134). Selanjutnya instrumen
yang diartikan sebagai alat bantu merupakan saran yang dapat diwujudkan dalam benda. Kaitan antara metode dan instrument pengumpulan data dapat dilihat pada tabel dibawah ini
|
No.
|
JenisMetode
|
JenisInstrumen
|
|
1.
2.
3.
4.
5.
|
Angket (questionnaire)
Wawancara (interview)
Pengamatan /observasi (observation)
Ujianatautes
Dokumentasi
|
a.
Angket
(questionnaire)
b.
Daftarcocok
(checklist)
c.
Skala
(scala)
d.
Inventori
(inventory)
a.
Pedomanwawancara
(interview guide)
b.
Daftarcocok
(checklist)
a.
Lembarpengamatan
b.
Panduanpengamatan
c.
Panduanobservasi
d.
Daftarcocok
(checklist)
a.
Soalujian
b.
Inventori
(inventory)
a.
Daftarcocok
(checklist)
b.
Tabel
|
Sumber :Suharsimi Arikunto
(1995:135)
Data yang dikumpulkan dalam penelitian digunakan untuk menguji hipotesis atau menjawab pertanyaan
yang telah dirumuskan. Karena data yang diperoleh akan dijadikan landasan dalam mengambil kesimpulan,
data yang dikumpulkan haruslah
data yang benar.
Agar data yang dikumpulkan baik dan benar, instrument pengumpulan datanya pun harus baik. Ada beberapa instrument pengumpulan data yang akan dibahas berikut ini sesuai dengan teknik pengumpulan data.
1. Angket
Angket / kuesioner adalah teknik
pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberikan seperangkat pertanyaan
atau pernyataan kepada orang lain yang dijadikan responden untuk dijawabnya. Tujuan penyebaran angket ialah mencari informasi
yang lengkap mengenai suatu masalah dari responden tanpa merasa khawatir bila responden memberikan jawaban yang tidak sesuai dengan kenyataan dalam pengisian daftar pertanyaan.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan
dalam penyusunan angket menurut Uma Sekaran (dalam Sugiyono, 2007:163) terkait
dengan prinsip penulisan angket, prinsip pengukuran dan penampilan fisik.
Prinsip Penulisan angket menyangkut beberapa faktor
antara lain :
- Isi dan tujuan pertanyaan artinya jika isi pertanyaan ditujukan untuk mengukur maka harus ada skala yang jelas dalam pilihan jawaban.
- Bahasa yang digunakan harus disesuaikan dengan kemampuan responden. Tidak mungkin menggunakan bahasa yang penuh istilah-istilah bahasa Inggris pada responden yang tidak mengerti bahasa Inggris, dsb.
- Tipe dan bentuk pertanyaan apakah terbuka atau terturup. Jika terbuka artinya jawaban yang diberikan adalah bebas, sedangkan jika pernyataan tertutup maka responden hanya diminta untuk memilih jawaban yang disediakan.
Angket dibedakan menjadi dua jenis, yaitu :angket terbuka dan angket tertutup.
a.
Angket terbuka (angket tidak berstruktur) ialah angket yang
disajikan dalam bentuk sederhana sehingga responden dapat memberikan isian sesuai dengan kehendak dan keadaannya.
Keuntungan angket terbuka :
- Bagires ponden
:Mereka dapat mengisi sesuai dengan keinginan dan keadaan yang
dialaminya.
- Bagi peneliti :
Akan mendapat data yang bervariasi, bukan hanya yang
sudah disajikan karena sudah di asumsikan oleh peneliti.
b.
Angkettertutup
(angketberstruktur) ialahangket yang
disajikandalambentuksedemikianrupasehinggarespondendimintauntukmemilihsatujawaban
yang sesuaidengankarakteristikdirinyadengancaramemberikantandasilang (x)
atautanda checklist.
2.Wawancara
Wawancaraadalahsuatucarapengumpulan data yang
digunakanuntukmemperolehinformasilangsungdarisumbernya.Wawancarainidigunakanbilainginmengetahuihal-haldarirespondensecaralebihmendalamsertajumlahrespondensedikit.Adabeberapafaktor
yang akanmempengaruhiarusinformasidalamwawancara,yaitu: pewawancara, responden,
pedomanwawancara, dansituasiwawancara (Subana,2009:29).Berdasarkansifatpertanyaan,
wawancaradapatdibedakanmenjadi :
a. Wawancaraterpimpinyaitudalamwawancaraini,
pertanyaandiajukanmenurutdaftarpertanyaan yang telahdisusun.
b. Wawancarabebasyaituakanterjaditanyajawabbebasantarapewawancaradanresponden,tetapipewawancaramenggunakantujuanpenelitiansebagaipedomandanrespondentidakmenyadarisepenuhnyabahwaiasedangdiwawancarai.
c. Wawancarabebasterpimpinyaituperpaduanantarawawancarabebasdanwawancaraterpimpin.Dalampelaksanaannya,
pewawancaramembawapedoman yang hanyamerupakangarisbesartentanghal-hal yang
akanditanyakan.
3. Observasi
Obrservasi merupakan salah satu
teknik pengumpulan data yang tidak hanya mengukur sikap dari responden
(wawancara dan angket) namun juga dapat digunakan untuk merekam berbagai
fenomena yang terjadi (situasi, kondisi). Teknik ini digunakan bila penelitian
ditujukan untuk mempelajari perilaku manusia, proses kerja, gejala-gejala alam
dan dilakukan pada responden yang tidak terlalu besar.
4. Tes
Tessebagaiinstrumenpengumpul data adalahserangkaianpertanyaanataulatihan
yang digunakanuntukmengukurketerampilanpengetahuan, intelegensi, kemampuan,
ataubakat yang dimilikiolehindividuataukelompok.
5. Dokumentasi
Dokumentasiadalahditujukanuntukmemperoleh data
langsungdaritempatpenelitian, meliputibuku-buku yang relevan,
peraturan-peraturan, laporankegiatan, foto-foto, film documenter, data yang
relevanpenelitian.
C. Pengolahan Data
Pengolahan data dilakukanuntukmengujihipotesis
yang telahdirumuskan.Hipotesis yang
akandiujiharusberkaitandanberhubungandenganpermasalan yang diajukan.
Semuajenispenelitiantidakharusberhipotesisakantetapisemuajenispenelitianwajibmerumuskanmasalahnya,
sedangkanpenelitian yang menggunakanhipotesisadalahmetodeeksperimen.Jenis data
akanmenentukanapakahpenelitiakanmenggunakanteknikkualitatifataukuantitatif.
Data kualitatifdiolahdenganmenngunakanteknikkualitatifdan data
kuantitatifdiolahdenganmenggunakanteknikstatistikabaikstatistika non
parametrikataupunstatistikaparametrik.
DAFTAR PUSTAKA
Riduwan. 1997. Dasar-dasarStatistika. Bandung :Alfabeta.
Arikunto, Suharsimi. 1995. Dasar-DasarEvaluasiPendidikan.Jakarta :Bumi Aksara. CetakanKe 11.
Sekaran,Uma. 2006. Metodologi Penelitian Untuk Bisnis. Jakarta : Salemba Empat
Diakses : Selasa,16 September 2014,pukul 15.20
Sugiono. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif, kualitatif dan r & d .
Bandung : Alfabeta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar