Sabtu, 16 Mei 2015

metode pengumupulan data

SUMBER, METODE DAN INSTRUMEN PENGUMPULAN DATA SERTA PENGOLAHAN DATA
 
a.      Sumber Data
Sumber data terbagi menjadi dua yaitu data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang diperoleh peneliti secara langsung (dari tangan pertama), sementara data sekunder adalah data yang diperoleh peneliti dari sumber yang sudah ada.
Contoh data primer adalah data yang diperoleh dari responden melalui kuesioner, kelompok fokus, dan panel, atau juga data hasil wawancara peneliti dengan nara sumber.
Contoh data sekunder misalnya catatan atau dokumentasi perusahaan berupa absensi, gaji, laporan keuangan publikasi perusahaan, laporan pemerintah, data yang diperoleh dari majalah, dan lain sebagainya.
b.      MetodedanInstrumenPengumpulan Data
Dalam penelitian, teknik pengumpulan data merupakan faktor penting demi keberhasilan penelitian. Hal ini berkaitan dengan bagaimana cara mengumpulkan data, siapa sumbernya, dan apa alat yang digunakan.
Jenis sumber data adalah mengenai dari mana data diperoleh. Apakah data diperoleh dari sumber langsung (data primer) atau data diperoleh dari sumber tidak langsung (data sekunder).
Metode pengumpulan data ialah teknik atau cara yang dilakukan oleh peneliti untuk mengumpulkan data. Metode (cara atau teknik) menunjuk suatu kata yang abstrak dan tidak diwujudkan dalam benda, tetapi hanya dapat diperlihatkan penggunaannya melalui angket, wawancara, pengamatan, tes (ujian), dokumentasi dan lainnya.Peneliti dapat menggunakan salah satu atau gabungan tergantung dari masalah yang dihadapi.
Instrumen pengumpulan data adalah alat bantu yang dipilih dan digunakan oleh peneliti dalam kegiatannya mengumpulkan, agar kegiatan tersebut menjadi sistematis dan dipermudah olehnya (Suharsimi Arikunto,1995:134). Selanjutnya instrumen yang diartikan sebagai alat bantu merupakan saran yang dapat diwujudkan dalam benda. Kaitan antara metode dan instrument pengumpulan data dapat dilihat pada tabel dibawah ini
No.
JenisMetode
JenisInstrumen
1.


2.

3.


4.

5.
Angket (questionnaire)


Wawancara (interview)

Pengamatan /observasi (observation)

Ujianatautes

Dokumentasi

a.       Angket (questionnaire)
b.      Daftarcocok (checklist)
c.       Skala (scala)
d.      Inventori (inventory)

a.       Pedomanwawancara (interview guide)
b.      Daftarcocok (checklist)

a.       Lembarpengamatan
b.      Panduanpengamatan
c.       Panduanobservasi
d.      Daftarcocok (checklist)

a.       Soalujian
b.      Inventori (inventory)

a.       Daftarcocok (checklist)
b.      Tabel
Sumber :Suharsimi Arikunto (1995:135)
            Data yang dikumpulkan dalam penelitian digunakan untuk menguji hipotesis atau menjawab pertanyaan yang telah dirumuskan. Karena data yang diperoleh akan dijadikan landasan dalam mengambil kesimpulan, data yang dikumpulkan haruslah data yang benar.
            Agar data yang dikumpulkan baik dan benar, instrument pengumpulan datanya pun harus baik. Ada beberapa instrument pengumpulan data yang akan dibahas berikut ini sesuai dengan teknik pengumpulan data.
1. Angket
Angket / kuesioner adalah teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberikan seperangkat pertanyaan atau pernyataan kepada orang lain yang dijadikan responden untuk dijawabnya. Tujuan penyebaran angket ialah mencari informasi yang lengkap mengenai suatu masalah dari responden tanpa merasa khawatir bila responden memberikan jawaban yang tidak sesuai dengan kenyataan dalam pengisian daftar pertanyaan.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penyusunan angket menurut Uma Sekaran (dalam Sugiyono, 2007:163) terkait dengan prinsip penulisan angket, prinsip pengukuran dan penampilan fisik.
Prinsip Penulisan angket menyangkut beberapa faktor antara lain :
  • Isi dan tujuan pertanyaan artinya jika isi pertanyaan ditujukan untuk mengukur maka harus ada skala yang jelas dalam pilihan jawaban.
  • Bahasa yang digunakan harus disesuaikan dengan kemampuan responden. Tidak mungkin menggunakan bahasa yang penuh istilah-istilah bahasa Inggris pada responden yang tidak mengerti bahasa Inggris, dsb.
  • Tipe dan bentuk pertanyaan apakah terbuka atau terturup. Jika terbuka artinya jawaban yang diberikan adalah bebas, sedangkan jika pernyataan tertutup maka responden hanya diminta untuk memilih jawaban yang disediakan.
Angket dibedakan menjadi dua jenis, yaitu :angket terbuka dan angket tertutup.
a.       Angket terbuka (angket tidak berstruktur) ialah angket yang disajikan dalam bentuk sederhana sehingga responden dapat memberikan isian sesuai dengan kehendak dan keadaannya.
Keuntungan angket terbuka :
- Bagires ponden :Mereka dapat mengisi sesuai dengan keinginan dan keadaan yang dialaminya.
- Bagi peneliti : Akan mendapat data yang bervariasi, bukan hanya yang sudah disajikan karena sudah di asumsikan oleh peneliti.
b.      Angkettertutup (angketberstruktur) ialahangket yang disajikandalambentuksedemikianrupasehinggarespondendimintauntukmemilihsatujawaban yang sesuaidengankarakteristikdirinyadengancaramemberikantandasilang (x) atautanda checklist.
2.Wawancara
            Wawancaraadalahsuatucarapengumpulan data yang digunakanuntukmemperolehinformasilangsungdarisumbernya.Wawancarainidigunakanbilainginmengetahuihal-haldarirespondensecaralebihmendalamsertajumlahrespondensedikit.Adabeberapafaktor yang akanmempengaruhiarusinformasidalamwawancara,yaitu: pewawancara, responden, pedomanwawancara, dansituasiwawancara (Subana,2009:29).Berdasarkansifatpertanyaan, wawancaradapatdibedakanmenjadi :
a.       Wawancaraterpimpinyaitudalamwawancaraini, pertanyaandiajukanmenurutdaftarpertanyaan yang telahdisusun.
b.      Wawancarabebasyaituakanterjaditanyajawabbebasantarapewawancaradanresponden,tetapipewawancaramenggunakantujuanpenelitiansebagaipedomandanrespondentidakmenyadarisepenuhnyabahwaiasedangdiwawancarai.
c.       Wawancarabebasterpimpinyaituperpaduanantarawawancarabebasdanwawancaraterpimpin.Dalampelaksanaannya, pewawancaramembawapedoman yang hanyamerupakangarisbesartentanghal-hal yang akanditanyakan.
3. Observasi
            Obrservasi merupakan salah satu teknik pengumpulan data yang tidak hanya mengukur sikap dari responden (wawancara dan angket) namun juga dapat digunakan untuk merekam berbagai fenomena yang terjadi (situasi, kondisi). Teknik ini digunakan bila penelitian ditujukan untuk mempelajari perilaku manusia, proses kerja, gejala-gejala alam dan dilakukan pada responden yang tidak terlalu besar.
4. Tes
            Tessebagaiinstrumenpengumpul data adalahserangkaianpertanyaanataulatihan yang digunakanuntukmengukurketerampilanpengetahuan, intelegensi, kemampuan, ataubakat yang dimilikiolehindividuataukelompok.
5. Dokumentasi
            Dokumentasiadalahditujukanuntukmemperoleh data langsungdaritempatpenelitian, meliputibuku-buku yang relevan, peraturan-peraturan, laporankegiatan, foto-foto, film documenter, data yang relevanpenelitian.



C. Pengolahan Data
            Pengolahan data dilakukanuntukmengujihipotesis yang telahdirumuskan.Hipotesis yang akandiujiharusberkaitandanberhubungandenganpermasalan yang diajukan. Semuajenispenelitiantidakharusberhipotesisakantetapisemuajenispenelitianwajibmerumuskanmasalahnya, sedangkanpenelitian yang menggunakanhipotesisadalahmetodeeksperimen.Jenis data akanmenentukanapakahpenelitiakanmenggunakanteknikkualitatifataukuantitatif. Data kualitatifdiolahdenganmenngunakanteknikkualitatifdan data kuantitatifdiolahdenganmenggunakanteknikstatistikabaikstatistika non parametrikataupunstatistikaparametrik.



DAFTAR PUSTAKA

Riduwan. 1997. Dasar-dasarStatistika. Bandung :Alfabeta.
Arikunto, Suharsimi. 1995. Dasar-DasarEvaluasiPendidikan.Jakarta :Bumi            Aksara. CetakanKe 11.
Sekaran,Uma. 2006. Metodologi Penelitian Untuk Bisnis. Jakarta : Salemba Empat
Diakses : Selasa,16 September 2014,pukul 15.20
Sugiono. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif, kualitatif dan r & d . Bandung : Alfabeta